Selasa, 23 Oktober 2012

0 Apa benar sesembahan sudah berubah


Dewasa ini dunia pendidikan menjadi salah satu bisnis nomor wahid yang sangat menjanjikan. Hampir semua kalangan membutuhkan yang namanya pendidikan. Jika di terjemahkan oleh para ahli Kohnstamm dan Gunning.
Pendidikan adalah pembentukan hati nurani. Pendidikan adalah proses pembentukan diri dan penentuan diri secara etis, sesuai dengan hati nurani.

Akibat/dampak dari sifat manusia yang tamak dan rakus, pendidikan tidak lagi tentang pembentukan hati nurani, pendidikan beralih ke satu lembar kertas tanda lulus. Kertas selembar itu pun menjadi sesembahan baru bagi peserta didik. Kertas selembar itu bernama "IJAZAH".

"IJAZAH" merupakan kertas tanda kelulusan seseorang selama menempuh pendidikan, IJAZAH di puji, di agungkan, di perjuangkan berharap setelah menerima IJAZAH kehidupan akan membaik, taraf perekonomian membaik. Tapi pada kenyataanya tidak demikian. IJAZAH tidak menjamin itu.

Lalau sebenarnya apa yang kita cari selama ini??

IJAZAH atau ILMU ??

Jika memang ILMU yang kita cari, mengapa kertas selembar itu harus di tempatkan pada kelas sesembahan??

Hilangkan ketakutan tentang sesembahan, fokus kan niat ke ILMU. ILMU yang akan berbicara, tanpa kita menyuruh untuk memberitahu, ilmu akan memberitahu dengan sendirinya.

Rabu, 17 Oktober 2012

0 Dada mu Menolongku

Note: Meminjam gambar dari toonpool.com ^_^

Hujan merupakan anugerah yang tak ternilai harganya, kehidupan baru mulai bermunculan ketika air mulai membasahi bumi, rumput dan ranting bersuka cita menyambut datang nya hujan. Hujan juga memberikan kehangatan bagi pasangan yang sedang berbulan madu "Cieee yang lagi berubulan madu". Tapi untuk mahasiswa seperti saya, hujan di pagi hari seperti ini membuat saya tidak bisa berangkat ke kampus, maklum cuma JAKI ("Derita elo"). Payung juga gak punya , wahh ... parah ne.
Tapi tidak masalah, walaupun gak kekampus aktifitas masih tetap jalan. Yahhh salah satunya nulis di blog kesayangan ku ^_^...

0 Begadang Kena Tilang


"Bergadang jangan bergadang"
"Kalau tiada artinya"
"Bergadang boleh saja"
"Asal ada perlunya"

Syair diatas merupakan penggalan lirik lagu "BERGADANG" yang di ciptakan olah H. Rhoma Irama. Sepintas lirik tersebut mengisyaratkan kepada kita untuk tidak menghabiskan waktu hingga pagi tanpa ada maksud dan tujuan tertentu.("Kita.... elo aja kalee")

Tapi kita sebagai penggiat IT tentunya tidak ada batasan waktu untuk mengeksplorasi keindahan alam maya. Setiap putaran kepingan HDD dan ketukan jari di atas keyboard merupakan seni yang tak ternilai harganya. Tidur larut malam memang menu pilihan wajib, katika berada di depan Layar LED terasa dunia ada dalam genggaman, di iringi lantunan musik "BEGADANG" menambah suasana lebih hangat.

Mari bergadang sebelum bergadang di larang  pak Polisi ^_^

Kamis, 11 Oktober 2012

0 Tidak ada waktu yang tepat

Waktu merupakan panduan manusia untuk melakukan segala aktivitas, mulai dari beribadah, belajar, bekerja, bersosialisasi dengan relasi, semua tersusun rapi menjadi suatu urutan wajib yang harus dilakukan. Dengan adanya waktu kita bisa menentukan keputusan mengenai suatu peristiwa, waktu juga sangat menentukan seseorang untuk melakukan tindakan yang sudah direncanakan sebelumnya. Waktu terus berjalan, dan akan berhenti pada saat akhir dunia. Banyak orang ingin melakukan tindakan dengan cara menunggu waktu yang pas, padahal kenyataanya tidak ada waktu yang pas. waktu yang pas adalah waktu ketika kita melakukan tindakan, itulah waktu, itu lah waktu yang tepat. Mulai sekarang, lakukanlah tindakan kapanpun waktunya, karna waktu yang pas adalah waktu ketika melakukan tindakan.
 

Catatan Pendekar 212 | Copyright © 2012