Selasa, 10 September 2013

0 Calon Wisudawan/wati


Wisuda bagi kebanyakan orang adalah suatu ritual yang sakral, suatu ritual yang mampu membuat bulu kuduk merinding. Hehehe (horor).
Selamat untuk teman-teman yang sebentar lagi akan melangsungkan ritual itu. Hari setelah itu barulah apa yang telah diperbuat dipertanggung jawabkan, misal yang lulus dengan predikat A, B, atau C...
itu hanya deretan huruf yang tidak penting. Deertan huruf yang menjadi kebutuhan primer bagi kebanyakan mahasiswa/siswi.

Jika mau menyelam lebih dalam lagi, tolak ukur keberhasilan bukan predikat kelulusan, tapi bagaimana kita mampu membangun atmosfir baru bagi lingkungan sekitar, mampu memberi dampak positif bagi perkembangan teknologi.
Jangan gunakan predikat itu hanya untuk menenteng map berisi lamaran pekerjaan, mari kita gunakan untuk membuka lapangan pekerjaan, membuka usaha, atau bidang keahlian lain.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Catatan Pendekar 212 | Copyright © 2012